Kadis Disporapar Sintang Ajak Pemuda Amalkan Pancasila

Posted by : seputari Juni 1, 2025

SINTANG – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dasar negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, momen ini disambut dengan semangat oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar). Kepala Disporapar Sintang, Hendrika, menegaskan pentingnya peran pemuda dalam menjaga dan mengamalkan Pancasila di tengah tantangan zaman.

Dalam wawancara Hendrika menyampaikan bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan dalam kehidupan generasi muda, terutama di era digital yang sarat informasi dan pengaruh global.

“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga identitas bangsa. Sebagai generasi penerus, para pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai luhur Pancasila agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman,” ujarnya.

Menurut Hendrika, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Sintang memiliki peran strategis dalam membina generasi muda agar memiliki jiwa nasionalisme yang kuat. Melalui program-program kepemudaan, pelatihan, serta kegiatan keolahragaan dan kebudayaan, pihaknya terus mendorong semangat kebangsaan yang berlandaskan pada lima sila Pancasila.

“Kami rutin melaksanakan kegiatan yang bersifat pembinaan karakter kebangsaan, seperti kemah pemuda, pelatihan kepemimpinan, hingga festival budaya lokal. Semua ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan memperkuat solidaritas antar pemuda dari berbagai latar belakang,” tambahnya.

Hendrika juga menyinggung pentingnya peran pariwisata sebagai sarana pemersatu bangsa. Ia menilai bahwa keberagaman budaya di Kabupaten Sintang merupakan kekayaan yang harus dijaga dan dipromosikan, tidak hanya untuk sektor ekonomi, tetapi juga sebagai bentuk nyata dari semangat Bhinneka Tunggal Ika.

“Pariwisata bisa menjadi alat pemersatu. Ketika kita mempromosikan budaya lokal, kita juga sedang menyuarakan keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa. Hal ini sejalan dengan semangat Pancasila,” jelas Hendrika.

Ia berharap, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi titik balik bagi generasi muda Sintang untuk lebih aktif dalam menjaga nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan cinta tanah air. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu menanamkan Pancasila dalam tindakan nyata, bukan hanya dalam seremoni tahunan.

“Momentum ini harus menjadi refleksi bersama. Mari kita buktikan bahwa Pancasila hidup di tengah masyarakat, terutama dalam sikap dan tindakan kita sehari-hari,” pungkas Hendrika.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Sintang tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari upacara bendera, pembacaan pidato kenegaraan, hingga pertunjukan seni budaya yang melibatkan pelajar dan komunitas pemuda. Semua kegiatan itu menjadi pengingat bahwa Pancasila bukan sekadar teks, melainkan ideologi yang harus terus dijaga dan diperjuangkan oleh seluruh rakyat Indonesia. (Red)

RELATED POSTS
FOLLOW US